Memperkecil Resiko Tertunda Berobat ke Penang

“Aduh, gimana ya? Orang tuaku ga jadi berobat ke Penang padahal mereka butuh perawatan medis sesegera mungkin.” Ini adalah salah satu contoh pernyataan dari keluarga pasien yang tertunda keberangkatannya untuk berobat ke Penang karena suatu alasan. Permasalahan seperti ini sudah sering terjadi dengan beragam alasan. Hal ini juga diperparah dengan minimnya pengalaman berobat ke luar negeri sehingga banyak dari mereka yang harus merelakan keluar banyak uang, waktu, dan tenaga. Padahal, jika mereka sudah tahu apa yang harus dan tidak harus dilakukan, berobat ke Penang atau kemana pun negara tujuan akan berjalan lancar.

Btw, apakah Anda berencana untuk berobat ke Penang untuk pertama kalinya dalam waktu dekat? Jika jawabannya ya, disarankan untuk melakukan hal-hal berikut guna memperkecil resiko penundaan atau tidak jadi berobat ke sana:

Hindari percaya dengan calo atau pihak yang tidak terpercaya

Jika ada seseorang yang menawari Anda layanan dan kemudahan untuk berobat ke Penang, jangan mudah percaya begitu saja. Bisa saja mereka adalah calo atau pihak yang tidak tidak terpercaya. Nantinya, Anda akan diminta untuk menyetor sejumlah uang terlebih dahulu dengan alasan untuk biaya administrasi, bikin janji dengan dokter, pesan kamar inap, dan lain sebagainya, padahal uang tersebut akan mereka gunakan untuk keuntungan mereka sendiri. Bagian terburuknya adalah uang Anda sudah habis banyak dan saat waktu keberangkatan Anda kesana, mereka sudah tidak bisa lagi dihubungi. Maka dari itu, jangan mudah percaya begitu saja dengan segala bentuk bantuan. Anda harus mencari tahu dulu siapa mereka sebenarnya. Jika memang Anda butuh bantuan untuk berobat ke Penang, sangat disarankan untuk mengunjungi situs Berobat ke Penang. Mengapa? Ini adalah perwakilan resmi dari rumah sakit di Penang. Anda tinggal mengisi biodata diri dan mereka akan membantu Anda untuk menemukan dokter spesialis yang tepat, membuat janji dengan dokter, dan membooking kamar hotel yang dekat dengan rumah sakit tujuan. Untuk info selengkapnya, silahkan kunjungi:

Grand Puri Niaga, Blok K6/1N

Kembangan, Jakarta Barat

DKI Jakarta 11610

Hotline: 021 58351522

www.berobatkepenang.com

Buat atau perpanjang masa aktif paspor jauh-jauh hari sebelum berangkat

Jika Anda atau keluarga Anda belum memiliki paspor, wajib kiranya untuk segera membuatnya. Kunjungi kantor Keimigrasian terdekat dan lengkapi semua persyaratan serta ikuti semua prosedur yang ada. Hal ini harus segera dilakukan karena membuat paspor tidak bisa selesai dalam waktu satu hari. Paling cepat, paspor selesai dibuat dalam waktu 3 hari dan bila ada banyak permintaan, Anda harus mengantri lama dan paspor bisa saja baru selesai dalam waktu satu bulan. Jelas saja lama membuat paspor bisa saja menunda atau membuat Anda tidak jadi berangkat ke Penang. Di sisi lain, jika Anda dan keluarga yang ingin menemani Anda berobat sudah memiliki paspor, silahkan dicek masa aktifnya. Ketahui bahwa paspor punya masa aktif selama 5 tahun. Jika tidak memperhatikan hal ini, sudah pasti Anda tidak akan bisa berangkat ke luar negeri. Memperpanjang masa aktif paspor juga harus dilakukan sesegera mungkin karena hal ini juga tidak bisa dilakukan dalam sehari. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, jika antriannya panjang, mau tidak mau Anda harus menunggu antrian terlebih dahulu dan kemudian menunggu paspor Anda diproses yang bisa saja memakan waktu 3-7 hari.

Lebih Dekat dengan Penyakit Jantung Bocor

Pernah mendengar tentang penyakit jantung bocor? Ini merupakan sebutan untuk kondisi di mana adanya lubang pada bagian jantung. Penyakit ini tidak pernah memandang usia, baik dewasa, anak-anak, maupun bayi sekalipun bisa terserang. Penyakit jantung bocor termasuk dalam penyakit yang mesti diwaspadai karena dampak terburuknya bisa sebabkan kematian ketika penderita tidak segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Apa saja penyebabnya? Bagaimana gejalanya? Bagaimana langkah pengobatannya? Temukan jawabannya di bawah ini.

Penyebab

Bagaimana penyakit jantung bocor bisa dialami? Berikut beberapa faktor yang digadang-gadang menjadi pemicunya:

  • Genetik. Seseorang yang memiliki keluarga riwayat penyakit jantung bocor akan memiliki resiko terserang lebih besar ketimbang yang tidak.
  • Rokok. Bagaimana seorang bayi bisa terserang penyakit mematikan ini, hal ini disebabkan lantaran gaya hidup buruk ibunya yang tidak bisa lepas dari rokok ketika hamil. Bahan kimia dalam rokok tak sekedar menyebabkan kerusakan organ pada janin, tetapi juga sebabkan kelahiran prematur hingga keguguran.

Gejala

Bagaimana dapat mengetahui seseorang terserang penyakit ini? Bisa diketahui dari gejala-gejala yang dirasakan penderita seperti berikut:

  • Mudah lelah. Lelah setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga tentu kondisi yang normal. Rasa lelah menjadi indikator bahwa tubuh memerlukan istirahat. Akan tetapi, rasa lelah yang berlebihan mendera meski pada kenyataannya tak melakukan aktivitas fisik berat patut diwaspadai. Ini bisa menjadi gejala penyakit jantung bocor.
  • Pembengkakan pada kaki. Ketika kaki terlihat bengkak, sudah sepatutnya tidak dibiarkan. Segera memeriksakan diri ke dokter karena dalam dunia medis kaki bengkak menjadi indikator penyakit serius, salah satunya jantung bocor
  • Jantung berdetak lebih cepat. Detak jantung meningkat ketika berolahraga adalah hal yang normal. Hal ini karena otot memerlukan oksigen lebih banyak saat berolahraga sehingga jantung memberikan respon dengan memompa darah lebih cepat untuk mengalirkan darah yang membawa oksigen ke sel-sel otot.

Penanganan

Apa yang harus dilakukan untuk menangani penyakit ini? Dalam beberapa kasus, lubang pada jantung akan menutup sendiri seiring dengan pertambahan usia anak. Jika tidak, penanganan penyakit jantung bocor bisa dilakukan dengan memberikan obat-obatan atau melakukan operasi. Kalau memang harus operasi, ada dua pilihan pembedahan yang disarankan, pertama operasi jantung terbuka dan yang kedua tindakan kateterisasi. Untuk mempercepat kesembuhan pasca operasi, dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi makanan yang menyehatkan terutama bagi jantug, menghindari kontak dengan asap rokok apalagi merokok, menghindari stres, mengkonsumsi obat yang diberikan secara rutin, dan tak lupa melakukan kontrol.

Terserang penyakit apalagi penyakit yang serius tentu bukan hal yang menyenangkan. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, aktivitas rutin terhambat, dan pengeluaran membengkak untuk berobat dibuatnya. Maka dari itu, melakukan upaya pencegahan dari sekarang adalah langkah cerdas yang mesti dilakukan. Kalau bukan diri sendiri siapa lagi yang peduli terhadap kesehatan kita? Untuk menurunkan resiko terserang penyakit jantung bocor, hendaknya terapkan pola hidup sehat. Kuncinya adalah olahraga rutin, istirahat yang cukup, manajemen stres dengan baik, tinggalkan kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, dsb. Semoga informasi ini dapat membuat kita semua lebih peduli terhadap kesehatan.

Lakukan 4 Cara Ini untuk Mencegah Penyakit Menular

Kesehatan merupakan salah satu kunci utama untuk bisa hidup bahagiah dan dapat melakukan aktivitas dengan baik. Jika kondisi tubuh dalam keadaan sakit, apa yang diinginkan bukan tidak mungkin akan terganggu. Sayangnya, kesehatan itu merupakan hal yang sulit didapatkan jika tidak rajin menjaga kesehatan itu sendiri. Sakit tidak hanya disebabkan oleh diri sendiri tapi penyakit yang diderita bisa juga disebabkan oleh seseorang yang telah menderita penyakit itu sendiri atau bisa dikatakan penyakit menular. Adapun jenis-jenis penyakit menular seperti cacar air, flu burung, flu, penyakit kuning, dan masih banyak jenis penyakit menular lainnya. Penyakit menular termasuk penyakit yang cukup berbahaya sehingga harus cepat ditindak lanjut agar penyakit ini tidak semakin menjadi. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bagaimana cara menindak lanjut penyakit menular, ada baiknya ketahui terlebih dahulu bagaimana cara mencegah penyakit menular. Ini dia 4 cara yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit menular.

Melakukan suntik vaksin/imunisasi

Yang harus dilakukan pertama-tama oleh Anda untuk mencegah penyakit menular adalah melakukan suntik vaksin/imunisasi. Tujuan melakukan ini yaitu agar tubuh tidak mudah sakit dan tidak mudah terserang berbagai penyakit menular lainnya. Hal ini dikarenakan dilakukan vaksin/imunisasi bermanfaat untuk mencegah penularan suatu penyakit. Oleh karena itu, saat Anda memutuskan untuk pergi ke luar negeri disarankan untuk suntik vaksin terlebih dahulu. Sedangkan untuk anak-anak agar tubuhnya kebal dari penyakit biasanya akan diimunisasi.

Mencuci tangan dengan rajin

Mencuci tangan merupakan satu hal penting untuk menjaga kesehatan. Bukan tidak mungkin setelah Anda memegang tubuh orang yang menderita penyakit menular atau tanggan tidak sengaja bersentuhan dengan penderita penyakit menular, membuat Anda tertular jenis penyakit yang sama. Begitu juga, saat Anda memegang hewan mati akibat flu burung tanpa menggunakan alas, maka penyakit ini bisa menular. Tidak ada cara lain yang dapat dilakukan selain dengan cara mencuci tangan terlebih dahulu. Anda harus membiasakan diri untuk mencuci tangan sehabis melakukan apa saja termasuk setelah bersentuhan tangan dengan orang yang menderita penyakit menular. Saat mencuci tidak cukup hanya menggunakan air saja tapi gunakan juga sabun pencuci tangan agar tanggan benar-benar bersih.

Membiasakan diri berolahraga

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat termasuk untuk kesehatan. Maka dari itu, olahraga merupakan hal yang sangat penting untuk Anda lakukan agar kesehatan tubuh selalu terjaga. Begitu juga untuk mencegah Anda agar tidak tertular penyakit menular Anda harus membiasakan diri berolahraga. Dengan berolahraga, maka tubuh akan kebal dari penyakit. Tidak perlu harus setiap hari untuk berolahraga, 3 kali seminggu sudah cukup. Selain mencegah penyakit menular, terbiasa olahraga juga dapat menurunkan berat badan.

Menghindari menggunakan peralatan makan penderita penyakit

Saat ada salah satu keluarga Anda menderita penyakit menular seperti penyakit kuning, ada baiknya pisahkan peralatan makan yang digunakan. Ini dikarenakan alat makan yang digunakan bagi penderita penyakit menular bisa saja membuat Anda yang sehat dapat tertular penyakit yang sama saat menggunakan alat makan yang sama digunakan penderita. Selain alat makan, alat pribadi seperti sikat gigi, sabun, handuk, dan lain sebagainya juga harus Anda hindari.

Mencegah merupakan langkah yang lebih baik dilakukan dari pada mengobati. Maka dari itu, agar Anda terhindar dari penyakit menular sebaiknya lakukan 4 cara di atas terlebih dahulu.

Lebih Dekat dengan Penyakit Batu Empedu

Kandung empedu yang letaknya berada perut bagian kanan tepat di bawah hati memiliki fungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, yakni tempat cairan sebelum disalurkan ke jaringan usus. Tingkat kolesterol yang tinggi mengakibatkan kandung empedu terganggu, di mana terbentuknya batuan kecil sehingga organ tubuh tersebut tidak dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

Ukuran batu yang terdapat pada kandung empedu bervariasi, ada seperti halnya butiran pasir namun ada pula yang sebesar bola pimpong. Hal ini tak terkecuali pula dengan jumlah batu yang ada di dalam kandung empedu, umumnya hanya 1 dan 2 buah saja namun tidak menutup kemungkinan bagi penderita yang mengalami penyakit ini dalam frekuensi yang sudah parah. Pada sebagian besar khusus yang menandakan terkena serangan batu empedu ialah terasa sakit yang sangat kuat dan datang secara tiba-tiba pada perut karena kondisi batu yang menyumbat tepat di ujung empedu. Selain itu, sering pula terjadi demam tinggi, kulit mata jadi pucat, diare, menggigil, tidak nafsu makan, dan lain-lain.

Faktor pemicu

Selain karena kolesterol, ada sejumlah faktor lain yang mendukung terbentuknya batu empedu, antara lain:

  • Usia. Faktor usia turut menentukan resiko terkena batu empedu. Seseorang yang berumur lebih dari 40 tahun memiliki resiko besar terkena penyakit tersebut dibandingkan mereka yang baru berusia 20 tahun.
  • Jenis kelamin. Secara umum wanita beresiko lebih tinggi memiliki ancaman terhadap batu empedu dibandingkan pria. Penting untuk meningkatkan kewaspadaan ketika mengalami beberapa gejala yang dirasakan.
  • Pasca melahirkan. Kadar kolesterol yang meningkat setelah melahirkan juga merupakan faktor pemicu daripada penyakit batu empedu. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan pada hormon estrogen ketika hamil.
  • Berat badan berlebih. Faktor yang juga memicu munculnya batu empedu ialah pengaruh berat badan berlebih atau juga yang kehilangan berat badan secara drastis.

Dampak buruk / bahaya

Komplikasi yang terjadi pada tubuh apabila penyakit batu empedu dibiarkan bisa mengakibatkan sakit perut yang berlebihan, terjadi dalam frekuensi yang terus menerus atau jangka panjang bahkan juga dengan rasa sakit yang begitu kuat. Demam tinggi juga tak kunjung pulih, sakit kuning, bahkan irama jantung yang berdetak dalam waktu cepat.

Langkah pengobatan

Bahaya dari penyakit batu empedu masih dapat dikendalikan namun akan kerap tidak tertahankan ketika sudah komplikasi. Untuk langkah pengobatan yang dilakukan bisa menggunakan obat-obatan yang bisa didapat dengan mudah di apotik atau juga memanfaatkan ramuan dari tanaman herbal yang lebih aman dan sehat. Sementara alternatif lainnya bila penyakit batu empedu sudah berada di tingkat yang parah (komplikasi sering terjadi) makan tindakan medis perlu dilakukan, salah satunya dengan jalan operasi yakni dengan pengangkatan kantong empedu. Kandung empedu memiliki fungsi penting bagi tubuh, namun bukan berarti tidak dapat hidup tanpa organ tubuh tersebut karena hati akan tetap rutin memproduksi cairan empedu yang gunanya ialah untuk membantu proses pencernaan lemak. Adapun untuk jenis operasi yang umumnya direkomendasikan oleh dokter ialah kolesistektomi laparoskopik atau yang disebut dengan operasi “lubang kunci” karena lebih mudah dilakukan dan aman bagi pasien.

Penyakit batu empedu tidak membahayakan nyawa seseorang seperti halnya penyakit jantung. Namun demikian, tetap harus waspada karena dapat menggangu fungsi daripada organ tubuh yang akhirnya mengancam keselamatan.