Pernah mendengar tentang penyakit jantung bocor? Ini merupakan sebutan untuk kondisi di mana adanya lubang pada bagian jantung. Penyakit ini tidak pernah memandang usia, baik dewasa, anak-anak, maupun bayi sekalipun bisa terserang. Penyakit jantung bocor termasuk dalam penyakit yang mesti diwaspadai karena dampak terburuknya bisa sebabkan kematian ketika penderita tidak segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Apa saja penyebabnya? Bagaimana gejalanya? Bagaimana langkah pengobatannya? Temukan jawabannya di bawah ini.

Penyebab

Bagaimana penyakit jantung bocor bisa dialami? Berikut beberapa faktor yang digadang-gadang menjadi pemicunya:

  • Genetik. Seseorang yang memiliki keluarga riwayat penyakit jantung bocor akan memiliki resiko terserang lebih besar ketimbang yang tidak.
  • Rokok. Bagaimana seorang bayi bisa terserang penyakit mematikan ini, hal ini disebabkan lantaran gaya hidup buruk ibunya yang tidak bisa lepas dari rokok ketika hamil. Bahan kimia dalam rokok tak sekedar menyebabkan kerusakan organ pada janin, tetapi juga sebabkan kelahiran prematur hingga keguguran.

Gejala

Bagaimana dapat mengetahui seseorang terserang penyakit ini? Bisa diketahui dari gejala-gejala yang dirasakan penderita seperti berikut:

  • Mudah lelah. Lelah setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga tentu kondisi yang normal. Rasa lelah menjadi indikator bahwa tubuh memerlukan istirahat. Akan tetapi, rasa lelah yang berlebihan mendera meski pada kenyataannya tak melakukan aktivitas fisik berat patut diwaspadai. Ini bisa menjadi gejala penyakit jantung bocor.
  • Pembengkakan pada kaki. Ketika kaki terlihat bengkak, sudah sepatutnya tidak dibiarkan. Segera memeriksakan diri ke dokter karena dalam dunia medis kaki bengkak menjadi indikator penyakit serius, salah satunya jantung bocor
  • Jantung berdetak lebih cepat. Detak jantung meningkat ketika berolahraga adalah hal yang normal. Hal ini karena otot memerlukan oksigen lebih banyak saat berolahraga sehingga jantung memberikan respon dengan memompa darah lebih cepat untuk mengalirkan darah yang membawa oksigen ke sel-sel otot.

Penanganan

Apa yang harus dilakukan untuk menangani penyakit ini? Dalam beberapa kasus, lubang pada jantung akan menutup sendiri seiring dengan pertambahan usia anak. Jika tidak, penanganan penyakit jantung bocor bisa dilakukan dengan memberikan obat-obatan atau melakukan operasi. Kalau memang harus operasi, ada dua pilihan pembedahan yang disarankan, pertama operasi jantung terbuka dan yang kedua tindakan kateterisasi. Untuk mempercepat kesembuhan pasca operasi, dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi makanan yang menyehatkan terutama bagi jantug, menghindari kontak dengan asap rokok apalagi merokok, menghindari stres, mengkonsumsi obat yang diberikan secara rutin, dan tak lupa melakukan kontrol.

Terserang penyakit apalagi penyakit yang serius tentu bukan hal yang menyenangkan. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, aktivitas rutin terhambat, dan pengeluaran membengkak untuk berobat dibuatnya. Maka dari itu, melakukan upaya pencegahan dari sekarang adalah langkah cerdas yang mesti dilakukan. Kalau bukan diri sendiri siapa lagi yang peduli terhadap kesehatan kita? Untuk menurunkan resiko terserang penyakit jantung bocor, hendaknya terapkan pola hidup sehat. Kuncinya adalah olahraga rutin, istirahat yang cukup, manajemen stres dengan baik, tinggalkan kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol, dsb. Semoga informasi ini dapat membuat kita semua lebih peduli terhadap kesehatan.